// //
Statistik
  Visitors : 108260 visitors
  Hits : 3924 hits
  Today : 22 users
  Online : 2 users
:: Kontak Admin ::

   

Inofasi robotika Robot 2 in 1 Robot line follower dan woll follower

Tanggal : 26/09/2013, dibaca 585 kali.

Robot 2 in 1 Ini adalah dua robot yg di jadikan satu robot line follower dan robot woll follower.  Pada dasarnya dua jenis robot ini memiki cara krja yg hampir sama sam sama mengikuti objek fisik, hanya berbeda pada sensor dan objek yg di ikutinya. Robot ini menggunakan sensor IR dengan  Comperator LM324N.

Untuk membuat robot ini menjadi 2 aplikasi robot kita tinggakl mengubah posisi sensor dan  dan kerja sensor pada robot line folower sensor kanan bekerja untuk motor kanan dan sensor kiri bekerja untuk motor kiri. Pada robot woll follower sensor kanan bekerja untuk motor kiri, dan sensor kiri bekerja untuk motor kanan. Robot folloer mengikuti garis dan robot woll follower mengikuti tembok atau bidang horisontal lainnya.

 

 

 

Robot line follower

Secara sederhana, robot line follower adalah robot yang dapat bergerak  mengikuti garis secara OTOMATIS! Sebenarnya, kalau pembaca googling, banyak sekali tutorial membuat robot line follower di internet, tapi hampir semuanya ribet dan menggunakan mikrokontroler yng cenderung rumit. Na kali ini kita akan mebuat robot line follower tanpa mikrokontroler. Besicnya hanyalah kita menggunakan sistem analog. Menggunakan comperator OP-AMP LM324N.

Cara kerja robot ini :

-Sensor

Sekarang pertanyaannya, koQ lucu yaa sensor CUPU kaya gitu bisa baca garis? Cara kerjanya ditunjukkan oleh gambar di bawah ini.

Ketika transmitter (infrared) memancarkan cahaya ke bidang berwarna putih, cahaya akan dipantulkan hampir semuanya oleh bidang berwarna putih tersebut. Sebaliknya, ketika transmitter memancarkan cahaya ke bidang berwarna gelap atau hitam, maka cahaya akan banyak diserap oleh bidang gelap tersebut, sehingga cahaya yang sampai ke receiver tinggal sedikit. Nah, artinya kita sudah bisa membedakan pembacaan garis dari sensor bukan? Kalau kita sudah tahu, perbedaan cahaya yang diterima oleh receiver akan menyebabkan hambatan yang berbeda-beda di dalam receiver (photo dioda) tersebut.

 



Pengirim :
Kembali ke Atas
Artikel Lainnya :
Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :

Pengirim : MaciekTop -  [fima@cmail.co.pl]  Tanggal : 13/12/2017
Kamery eken opinie <a href=http://eken.co.pl>www.eken.co.pl</a> Kamery eken opinie


   Kembali ke Atas